Kampus

Jl. Merta Jaya No 2 Denpasar

Hubungi Kami

(0361) 422703-435778

ARTIKEL, 13 JANUARI 2026

HRD Auto Tertarik! Ini Format Surat Lamaran Kerja yang Benar

Sedang sibuk melamar pekerjaan? Jangan sampai surat lamaran kerja kamu justru jadi penghalang. Faktanya, surat lamaran kerja adalah kesan pertama yang menentukan apakah HRD tertarik membaca resume kamu atau tidak. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara menulis surat lamaran kerja yang benar dan profesional.

Surat lamaran kerja merupakan dokumen pendamping resume yang dikirim atau diunggah saat melamar pekerjaan. Jika resume berisi ringkasan pengalaman, keterampilan, dan pencapaian, maka surat lamaran kerja berfungsi untuk “menjual” diri kamu yang menjelaskan alasan mengapa kamu adalah kandidat yang paling tepat untuk posisi tersebut dan layak dipanggil wawancara.

Tips Menulis Surat Lamaran Kerja agar Menarik Perhatian HRD

Menulis surat lamaran kerja memang tidak selalu mudah. Namun, dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa membuat surat lamaran yang terlihat meyakinkan dan profesional.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan riset kecil tentang perusahaan dan posisi yang dilamar. Perhatikan kualifikasi dan kemampuan yang dibutuhkan, lalu sesuaikan dengan pengalaman yang kamu miliki. Informasi ini biasanya dapat ditemukan pada deskripsi lowongan kerja.

Fokuskan isi surat pada kualifikasi yang paling relevan. Jangan ragu untuk menonjolkan pengalaman, keterampilan, atau pencapaian yang benar-benar berhubungan dengan posisi tersebut. Misalnya, jika perusahaan mencari kandidat dengan kemampuan kepemimpinan, ceritakan secara singkat pengalaman kamu dalam memimpin tim atau mengelola proyek.

Setelah mengetahui poin-poin penting yang ingin disampaikan, kamu bisa mulai menyusun surat lamaran kerja dengan alur yang jelas dan bahasa yang mudah dipahami.

Pedoman Penulisan Surat Lamaran Kerja yang Profesional

Surat lamaran kerja berbeda dengan pesan singkat atau email santai. HRD akan menilai isi sekaligus tampilan surat lamaran kerja kamu. Oleh karena itu, perhatikan beberapa pedoman berikut:

  • Panjang surat: Idealnya tidak lebih dari satu halaman dan terdiri dari tiga hingga empat paragraf.
  • Format dan margin: Gunakan spasi tunggal dengan jarak antarparagraf. Atur margin sekitar 2,5 cm dan ratakan teks ke kiri.
  • Jenis dan ukuran font: Pilih font profesional seperti Times New Roman, Arial, atau Calibri dengan ukuran 10–12 agar mudah dibaca.

Bagian Penting dalam Surat Lamaran Kerja

Agar terlihat rapi dan profesional, surat lamaran kerja harus disusun dengan struktur yang jelas. Berikut bagian-bagian yang perlu kamu perhatikan:

1. Kepala Surat

Bagian ini berisi informasi kontak kamu dan perusahaan, seperti nama, alamat, nomor telepon, dan email, serta tanggal penulisan surat. Untuk surat lamaran via email, informasi kontak dapat dicantumkan di bagian akhir surat.

2. Salam Pembuka

Gunakan salam yang sopan dan profesional, seperti “Yth.” atau “Dear Mr./Ms.” yang diikuti dengan nama penerima. Jika memungkinkan, cari tahu nama HRD agar surat terasa lebih personal.

3. Isi Surat

Bagian isi umumnya terdiri dari tiga paragraf:

  • Paragraf pertama menjelaskan posisi yang dilamar dan sumber informasi lowongan.
  • Paragraf kedua menjelaskan pengalaman, keterampilan, dan pencapaian yang relevan
  • Paragraf ketiga berisi penutup, ucapan terima kasih, serta harapan untuk dapat mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.

4. Penutup Surat

Akhiri surat dengan kalimat penutup yang sopan, seperti “Hormat saya” atau “Hormat kami”, lalu tuliskan nama lengkap kamu.

Jika surat dicetak, tambahkan tanda tangan di atas nama yang diketik. Untuk surat lamaran melalui email, cukup cantumkan nama dan informasi kontak di bagian akhir.

Mau Kuliah Teknik ?

ya di BPLE Tiara Course aja, klik untuk daftar